Berlangganan Artikel !

News Letter

Untuk Berhenti Berlangganan klik disini »

Arsip Artikel

October 2018 (6)

September 2018 (18)

August 2018 (9)

July 2018 (6)

June 2018 (16)

May 2018 (19)

April 2018 (21)

March 2018 (19)

February 2018 (22)

January 2018 (24)

December 2017 (33)

November 2017 (31)

October 2017 (24)

September 2017 (31)

August 2017 (15)

May 2017 (1)

April 2017 (2)

August 2016 (3)

July 2016 (2)

June 2016 (5)

May 2016 (9)

April 2016 (1)

March 2016 (6)

October 2015 (3)

August 2015 (1)

July 2015 (9)

June 2015 (1)

May 2015 (11)

Banner Situs

Statistik Pengunjung


hari ini : 450
Total : 189370

Hits hari ini : 14526
Total Hits : 2230863

Online: 40

Peringati Hari Batik Nasionsl, Persit Kodim 0820 Andil pemecahan Rekor MURI

Kamis 2018-10-04 / 15:53:47 WIB oleh jasuli Berita Kodim Dibaca 48 kali

2 Oktober 2018 Tanggal 2 Oktober, yang jatuh dihari Selasa tak banyak orang yang tau bila di tanggal tersebut merupakan hari Batik Nasional. Batik yang merupakan peninggalan leluhur bangsa Indonesia yang tentunya wajib dijaga kelestariannya, jangan sampai sirna ditelan massa, digilas kecanggihan teknologi yang berkembang dengan cepat dibumihanguskan Nusantara ini. Berdasarkan hal tersebut diatas, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIV/Kodim 0820 Probolinggo, dengan di pimpin oleh ibu Yuliana Tungga Dewi turut andil dalam pemecahan Rekor MURI yang diprakarsai KOREM 083/BDJ, di pusat kerajinan batik Rengganis,Desa Selowongo, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada kegiatan diatas hadir pula Persit KCK Kodim 0822, 0823, 0824, Dodiklatpur, Jalasenastri PLP Marinir, Bhayangkari Polresta Situbondo dan Tim penggerak PKK Kabupaten Situbondo. Kegiatan membatik yang mengambil tema Membatik Perekat Kebhinekaan Nusantara ini dibuka oleh ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo, Ny Umi Dadang. Istri Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos.M.M. Ny Yuliana Tungga Dewi yang didampingi Perwira seksi personil Kodim 0820/Probolinggo saat diwawancarai awak media mengatakan kegiatan membatik merupakan pengenalan dan pembelajaran kepada kita semua betapa besar seni budaya bangsa Indonesia yang wajib kita ketahui dan jaga kelestariannya, disini kita belajar dari bagaimana menggambar menggunakan canting di kain putih polos, proses pencelupan hingga pengeringan. Sehingga kita tau dan mengerti sehingga pada akhirnya dapat lebih mencintai dan menghargai budaya Indonesia, pungkas ibu Yuliana Tungga Dewi. (Cakra 393)


Lihat Juga


1 Komentar di: Peringati Hari Batik Nasionsl, Persit Kodim 0820 Andil pemecahan Rekor MURI

genset open di samarinda
19 Oktober 2018 - 10:11:32 WIB

lanjutkan buat artikel menarik dan informatif lainnya
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)